ANDA AKAN MENGETAHUI bahwa dengan mengikuti formula
sederhana yang menggunakan enam taktik psikologis berbeda ini, Anda
bisa memotivasi seseorang untuk melakukan suatu tindakan, kapan pun
itu. Strategi. ampuh berikut Ini benar-benar menjamin tercapainya
kerjasama dengan seseorang dalam situasi apapun.
1. BATASI PILIHAN
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memperkecil jumlah
pilihan yang akan Anda tawarkan pada seseorang. Petuah lama
menyatakan bahwa dengan semakin banyak pilihan, seseorang makin
mantap untuk memilih yang dia sukai dan hal ini mendorongnya untuk
segera mengambil tindakan. Yang benar adalah sebaliknya. Jika ada
banyak pilihan dari tindakan yang Anda minta, seseorang akan
kebingungan untuk memilih salah satunya. Tak seorang pun ingin
berbuat salah dan berada pada posisi yang serba-salah. Semakin sedikit
pilihan, samakin cepat dia membuat keputusan dan tidak menimbang-
nimbangnya lagi.
Ada sebuah toko mebel terkenal yang memberi kesempatan
kepada setiap konsumen selama tujuh puluh dua jam untuk
menimbang-nimbang pilihannya sebelum barang dikirim ke kantor
mereka. Mengapa? Karena lebih dari 60 persen konsumen, selama tiga
hari setelah pembelian barang-barang berharga, akan datangi kembali
untuk mengubah pilihan warna, bahan dan desain, Dengan terlalu
banyak pilihan, sebagian besar orang bingung dan lambat: dalam
menentukan pilihan dan setelah membuat keputusan pun, mereka
sering menimbang-nimbang lagi apakah saya sudah membuat pilihan
yang benar? Jika Anda bukan seorang pengecer di mana persaingan
mengharuskan Anda menawarkan banyak pilihan, jangan tawarkan
lebih dari tiga pilihan, di mana dua di antaranya ideal, Jika tidak ada
pilihan sama sekali, orang akan merasa kebebasannya dibatasi dan
dapat membuatnya membatalkan transaksi, Dengan adanya pilihan,
sekalipun hanya satu, orang akan merasa memiliki kuasa
teryakinkan bahwa dialah yang sedang memegang kendali.
2. BERIKAN BATAS WAKTU
dan Pemberian batas waktu dapat mendatangkan tiga motivasi
psikologis berbeda yang sangat: penting untuk memicu tindakan.
- Cepat atau lambatnya penuntasan sebuah pekerjaan tergantung
pada berapa banyak waktu yang kita alokasikan untuk itu. Dunia
memberlakukan batas waktu dan jatuh tempo karena jika tidak
didesak, sebagian besar orang tidak tergerak untuk maju. Sudah
menjadi watak manusia untuk menunggu hingga kondisi lebih
menyenangkan, hingga memiliki banyak informasi atau hingga
suasana hati mereka baik, baru kemudian bertindak. Pemberian
batas waktu yang jelas sangatlah penting supaya seseorang tahu:
bahwa pekerjaannya harus dia tuntaskan sekarang, karena dia
mungkin tidak punya kesempatan lagi untuk menuntaskannya.
- Pemberian batas waktu juga mendatangkan motivasi psikologis
lain, di mana kita tidak akan tinggal diam bila menyadari bahwa
kesempatan kita terbatas. Ketika kita diberitahu: bahwa kita bisa
jadi terlambat: mendapatkan atau melakukan sesuatu, kita akan
tergugah untuk segera mendapatkan atau melakukannya. Jadi
dengan memberi tahu seseorang bahwa dia mungkin tidak akan
mendapatkan kesempatan untuk yang kedua kali, Anda telah
menciptakan dorongan yang lebih besar padanya untuk segera
bertindak. Sebagai contoh, sebuah toko eceran yang terkenal
namun kurang cermat [dalam memilih barang untuk dijual, peny.]
menaruh label “terjual” pada sebagian barang yang ingin
dikosongkan stoknya. Langkah ini juga dilakukan untuk
menciptakan dorongan semacam itu. Ketika kita melihat label
“terjual” pada suatu barang, kita secara tak sadar semakin
terdorong untuk memilikinya. Lalu, ketika kita mengetahui ada ba-
rang “yang sama” yang sedang dijual, kita akan bergegas untuk
membelinya.
- Sejalan dengan hukum ini, banyak penelitian yang menunjukkan
bahwa manusia menginginkan barangbarang yang langka dan kian
langka. Saya yakin Anda pun tidak terbebas dari hukum ini. Ketika
ada barang terbaru atau terheboh dan setiap orang mengingin-
kannya, maka barang itu, semakin diminati. Dan ketika peluang
untuk mendapatkannya semakin sempit, kita semakin terdorong
untuk memilikinya. Kita menghargai. sesuatu berdasarkan tingkat
kelangkaannya. Intan, emas dan minyak tidak penting bagi
kesehatan kita, namun barang-barang itu sangat bernilai - semata
karena tingkat kelangkaannya. Pikirkanlah hal ini. Platinum lebih
berharga daripada emas dan emas lebih berharga daripada perak,
sedangkan perak lebih berharga daripada tembaga. Semua itu
karena tingkat ketersediaannya bagi kita.
3. GUNAKAN HUKUM INERTIA
Sir Isaac Newton adalah orang pertama yang memberi tahu kita
bahwa benda yang bergerak cenderung tetap bergerak dan benda yang
tak bergerak cenderung tetap tak bergerak. Dia mungkin perlu
menambahkan bahwa orang yang bergerak cenderung tetap bergerak
dan orang yang tak bergerak cenderung tetap tak bergerak. Jika Anda
mampu membuat seseorang bergerak ke arah yang benar, baik secara
fisik maupun mental -dimulai dari sesuatu yang mudah dan/atau
menyenangkan- maka kemungkinan besar dia akan melanjutkannya.
Mengapa demikian?
Mianusia sangat membutuhkan konsistensi tindakan. Beberapa
penelitian tentang hal ini menggambarkan dengan jelas bahwa faktor
paikologis ini sangat efektif bila diterapkan untuk memotivasi
seseorang. Penelitian-penelitian itu menunjukkan bahwa ketika
seseorang diminta melakukan hal kecil (tindakan awal yang kita minta
padanya) dan dia melakukannya, maka semakin besar peluang bahwa
dia mau memenuhi permintaan yang lebih besar (tindakan yang benar-
benar kita inginkan darinya). Namun, jika pada awalnya dia tidak kita
minta untuk dan karenanya tidak, melakukan tindakan kecil tersebut,
maka dia tidak memiliki motivasi tak sadar untuk memenuhi
permintaan kita yang lebih besar.
Penelitian bertopik “teknik awal mencapai tujuan” berikut ini
menunjukkan bahwa orang yang pada awalnya memenuhi permintaan
kecil cenderung memenuhi permintaan yang lebih besar. Freedman dan
Fraser (1955) meminta izin kepada para pemilik rumah untuk
memasang papan besar bertuliskan HATI-HATILAH DALAM
BERKENDARA di halaman rumah mereka. Hanya 17 persen dari mereka
yang memberikan izin. Namun, para pemilik rumah lainnya diminta
untuk lebih dulu melakukan hal yang lebih kecil. Mereka diminta
memasang papan di jendela rumah mereka berukuran tiga inci
bertuliskan JADILAH PENGENDARA YANG BAIK. Hampir semua pemilik
rumah itu langsung menyetujuinya. Beberapa minggu kemudian, para
pemilik rumah itu diminta untuk memasang papan besar tadi di
halaman rumah mereka. Tujuh puluh enam persen dari mereka pun
setuju memasang papan yang tak sedap dipandang mata itu di halaman
rumah mereka.
Ketika kita telah melangkah ke satu arah, kita terdorong untuk
mempertahankan konsistensi dengan menyetujui permintaan untuk
meneruskannya. Sederhananya, mereka yang. mengabulkan
permintaan lebih kecil berupa pemasangan papan berukuran tiga inci
telah mengubah konsep diri mereka agar termasuk dalam definisi orang
yang sangat peduli pada keselamatan pengendara. Karena itu,
persetujuan mereka terhadap permintaan lebih besar berupa
pemaaangan papan besar hanyalah penegas bahwa mereka melakukan
suatu tindakan yang alasannya telah dan sangat mereka terima. Para
pencari dana yang andal mengetahui aturan pertama dalam
mengumpulkan dana: orang yang paling mudah dimintai dana adalah
orang yang sebelumnya pernah memberikan dana.
Butir Penting
Musik mempengaruhi kecepatan tindakan kita, Peneltlian yang
dilakukan oleh Milliman (1982) menunjukkan bahwa musik
berirama lambat yang diputar di toko grosiran meningkatkan
penjualan karena la membuat para pembeli berjalan lebih
lambat. Hal yang sebaliknya juga berlaku. Musik berirama
cepat membelikan motivasi tak sadar untuk bertindak cepat.
Roballey dkk. (1985) menemukon bahwa apabila musik cepat
dimainkan ketika orang sedang makan, mereka akan
meresponnya dengan kunyahan yang lebih cepat per
menitnya. Jika memungkinkan, putarlah musik bertempo
cepat untuk mengondisikan peningkatan semangat dan
pentingnya tindakan cepat. Untuk memperluas kegunaan
hukum ini, cobalah berbicara dengan lebih cepat. Anda bisa
mencermati bahwa jika Anda mengajukan pertanyaan dengan
lambat, seseorang akan menjawabnya dengan cara yang sama,
begitu juga sebaliknya. Orang lain akan terpengaruh oleh
tingkat keterdesakan yang Anda tunjukkan dan berbicara
dengan cepat meningkatkan rasa keterdesakan
4. HARAPAN
Hukum tentanp harapan menyatakan bahwa orang akan
melakukan tindakan yang Anda harapkan, Berbicara dan bertindaklah
dengan tangkas, jelas dan penuh percaya diri. Demikian pula,
lakukanlah gerak-gerik fisik yang mantap. Baik ketika sedang
melangkah ke pintu, mengambil pena atau memencet nomor telepon,
orang akan merespons. gerak-gerik Anda yang meyakinkan dan ber-
usaha menyesuaikan diri. Dengan kata lain, Anda tidak hanya bisa
menggunakan kata-Kata tetapi juga perbuatan untuk memicu tindakan
orang lain. Jika, misalnya, Anda ingin seseorang mengikuti Anda,
berjalanlah tanpa menoleh kebelakang “untuk memastikan bahwa dia
benar-benar akan mengikuti Anda.” Ucapan dan tindakan Anda harus
menyiratkan kepercayaan diri dan harapan sehingga orang lain akan
mengikuti Anda.
5. MEMPROSES INFORMASI
Hal yang sangat penting dalam proses ini adalah mengetahui cara
orang memproses informasi. Ada kabar baik, kita semua melakukan hal
itu dengan cara yang sama. Dalam buku saya, Agar tidak Dibohongi
lagi, saya membahas konsep ini dan bagaimana ia memberi kita
wawasan yang luar biasa tentang tingkah laku manusia, Perhatikan
kembali pembahasan kita dalam poin ketiga, yakni, memulai dengan
permintaan yang mudah dan sederhana untuk menerapkan hukum
inertie, Mari kita lihat penerapan lain dari proses ini, Ketika diminta
melakukan sesuatu yang, kita sukai, kita melakukan apa yang disebut
tugas tunggal (single-tasking). Namun, ketika kita mengangan-
angankan sesuatu yang tidak ingin kita lakukan, kita melakukan apa
yang disebut multi tugas ( multitasking). Apa arti dari semua ini? Baik,
jika Anda harus membayar tagihan tetapi Anda enggan melakukannya,
proses berpikir seperti: apa yang mungkin Anda alami? Anda mungkin
berpikir, saya harus mengumpulkan semua tagihan dan memilah-
milahnya ke dalam tumpukan yang berbeda; menviapkan buku cek,
perangko dan amplop; memberi alamat pada setiap surat; menulis cek,
memeriksa buku cek dan sebagainya. Namun, ketika diminta
melakukan sesuatu yang Anda sukar, Anda akan mengintemalisasikan
langkahlanpkah yang harus Anda lakukan ke dalam kelompok yang
lebih besar. Misalnya, jika Anda suka memasak, maka langkah-langkah
yang mungkin Anda tetapkan adalah berbelanja, pulang dan membuat
makan malam.
Jika Anda benci memasak, maka segala sesuatunya - mulai dari
antrian di supermarket hingga mencuci piring -akan membebani pikiran
Anda. Lalu, apa fungsi praktis dari proses. berpikir ini? Baik, jika Anda
menginginkan agar seseorang bertindak cepat, tunjukkanlah padanya
bahwa tindakan itu mudah dan sederhana. Jika Anda ingin menghalangi
suatu tindakan, Anda hanya perlu menguraikan sejumlah proses yang
panjang, membosankan dan rumit. Sekalipun ihwal tindakannya sama,
tetapi cara mengintemalisasikan tindakan itu ke dalam pikiran meng-
hasilkan sikap yang sangat berbeda terhadap tindakan tersebut.
6. lNSENTIF TAMBAHAN
“Tetapi, tunggu dulu, Pemirsa! Ada satu hal lagi, bila Anda…….“
Seringkah Anda mendengar ungkapan akrab ini di akhir sebuah iklan
atau iklan tengah malam? “Bonus” marupakan alat yang sangat efektif
untuk memicu tindakan, baik itu di televisi, dalam interaksi tatap muka,
maupun dalam telepon. Jadi gunakanlah bonus. Diperkirakan,
penggunaan teknik ini dapat mendangkrak rating respons terhadap
program-program iklan hingga sebesar 35 persen. Bonus menawarkan
keuntungan tambahan bagi orang yang mau bertindak dan hal yang,
paling menakjubkan adalah bahwa orang hampir tidak memper-
masalahkan bonus seperti apa yang akan mereka terima. Segera
setelah Anda mengajukan permintaan dengan taktik-taktik di atas,
gunakanlah bonus, Bonus bisa memberikan sedikit keuntungan
tambahan bagi orang yang melakukan tindakan pada saat ini juga.
(Misalnya. “Nanti aku belikan es krim”; “Nanti! kamu akan kupinjami
mobil”, “Kita akan makan malam setelah itu,” dan lain-lain.) Anda akan
tercengang, betapa efisiennya alat psikologis ini.
Butir Penting
Hukum inertia juga dapat diterapkan pada bahasa yang Anda
gunakan. Kata-kata yang lampaknya tidak ofensif seperti
ketika, pada waktu dan di saat merupakan motivator sangat
ampuh yang sering digunakan dalam hipnotis. Ingat, ketika
seseorang telah bergerak - baik itu dalam pikirannya maupun
secara fisik - dia akan lebih mudah untuk melanjutkannya.
Misalnya, jika Anda ingin mendapatkan persetujuan teman
Anda; sebaiknya sampaikanlah kalimat seperti, “Pada saat kita
keluar nanti, kita lewat rumah Lukman, Oke?” daripada
mengatakan, “Ketika kita keluar nanti, maukah kamu mampir
ke tempat Lukman?” Anda bisa melihat gagasan untuk
bertemu Lukman lampak mengalir dengan mudah dalam
kalimat pertama..
Ringkasan Strategi
- Persempitlah pilihan seseorang untuk menghindari
pertimbangan yang berlarut-larut. Pilihan yang lebih sedikit
mendorong seseorang untuk membuat keputusan lebih cepat
dan membuat dia tidak menimbang-nimbangnya lagi setelah itu.
- Barikanlah batas waktu dalam bertindak. Batas waktu
membatasi kebebasan dan meningkatkan hasrat: kita untuk
memperoleh sesuatu yang langka dan kian langka. Ia sangat
memotivasi kita untuk bergerak maju dan bertindak cepat.
- Gunakanlah hukum konsistensi dengan pertama-tama
membujuk sessorang untuk mengabulkan permintaan kecil,
Ketika sudah melangkah ke satu arah, kita terdorong untuk
mempertahankan konsistensi dengan menyetujui permintaan
untuk melanjutkannya.
- Gunakanlah ucapan dan tindakan Anda untuk menerapkan
hukum tentang harapan.
- Optimalkan hukum inertie dengan menjelaskan bahwa tindakan
yang Anda harapkan adalah sederhana dan mudah dilakukan
sehingga dia mau menuruti permintaan Anda.
- Tawarkanlah sedikit keuntungan tambahan agar dia mengambil
tindakan saat ini juga. Hal ini, dapat memperbesar peluang
Anda dalam mendapatkan kerja sama.
- Ingatlah bahwa kaidah psikologis pertama yang menentukan
apakah seseorang mau berbuat sesuatu untuk Anda atau
bahkan bekerja sama dengan Anda adalah bahwa dia harus, - Persempitlah pilihan seseorang untuk menghindari
pertimbangan yang berlarut-larut. Pilihan yang lebih sedikit
mendorong seseorang untuk membuat keputusan lebih cepat
dan membuat dia tidak menimbang-nimbangnya lagi setelah itu.
- Barikanlah batas waktu dalam bertindak. Batas waktu
membatasi kebebasan dan meningkatkan hasrat: kita untuk
memperoleh sesuatu yang langka dan kian langka. Ia sangat
memotivasi kita untuk bergerak maju dan bertindak cepat.
- Gunakanlah hukum konsistensi dengan pertama-tama
membujuk sessorang untuk mengabulkan permintaan kecil,
Ketika sudah melangkah ke satu arah, kita terdorong untuk
mempertahankan konsistensi dengan menyetujui permintaan
untuk melanjutkannya.
- Gunakanlah ucapan dan tindakan Anda untuk menerapkan
hukum tentang harapan.
- Optimalkan hukum inertie dengan menjelaskan bahwa tindakan
yang Anda harapkan adalah sederhana dan mudah dilakukan
sehingga dia mau menuruti permintaan Anda.
- Tawarkanlah sedikit keuntungan tambahan agar dia mengambil
tindakan saat ini juga. Hal ini, dapat memperbesar peluang
Anda dalam mendapatkan kerja sama.
- Ingatlah bahwa kaidah psikologis pertama yang menentukan
apakah seseorang mau berbuat sesuatu untuk Anda atau
setidaknya, menyukai Anda dan lebih baik lagi, mempercayai
Anda. Jadi bacalah kembali Bab 1, Agar Siapapun Menyukai
Anda….. Setiap Saat, agar strategi psikologis dalam bab ini
dapat diterapkan secara utuh

Comments
Post a Comment