TIPS DAN TRICK HIPNOTIS





Cara Membuat Orang Mengutarakan Apa yang Ada di Pikirannya
PERNAHKAH TEBERSIT DI PIKIRAN Anda untuk memasuki pikiran
seseorang guna mengetahui pikiran dia sesungguhnya tentang Anda,
gagasan Anda, rencana Anda atau pacar Anda? Kini, Anda bisa
melakukannya dengan menggunakan teknik ampuh membaca-pikiran
ini, yang sesungguhnya mengombinasikan beberapa prinsip psikologi.
Ketika Anda menduga seseorang tidak berkata jujur pada Anda, teknik
meyakinkan ini merupakan metode ampuh untuk menguak perasaan
orang yang sesungguhnya, dalam situasi apapun.
Upaya mengetahui pikiran sejati orang memang bukan hal mudah,
karena Anda tidak mungkin langsung menyebut dia pembohong,
dengan mengatakan bahwa dia berkata tidak jujur. Dalam
menggunakan teknik, Anda hanya perlu, mengarahkan dia agar mau
menyukai pikiran/orang dan lain-lain. (Jika dia tidak menyukainya,
maka Anda tidak perlu khawatir dengan upaya mendapatkan kebenaran
hru, karena Anda telah mendapatkannya)
Begitu dia berkata bahwa dia menyukainya, jangan mendesak atau
menekannya. Inilah kesalahan yang sering, kita lakukan, Kita biasanya
mengatakan, “Kamu yakin menyukainya? Kamu benar-benar
menyukainya?” dia pun akan berkata, “Ya, menurutku, hal itu....” Dia
pun semakin kukuh dengan pendiriannya dan Anda tidak dapat
mengetahui: pikiran dia yang sesungguhnya.
Dalam menerapkan teknik ini, Anda harus memastikan bahwa
kata-kata yang Anda gunakan menunjukkan bahwa Anda sejalan
dengan dia dan bahwa Anda terbuka dengan masukan. Dia tidak akan
segan mengajukan kritik karena dia merasa Anda mengharapkannya.
Dua taktik paikologis utama yang berlaku di sini adalah konsistensi
(manusia memerlukan kesinambungan dengan pikiranpikiran mereka)
dan harapan (orang sering melakukan apa yang menjadi harapannya),
Kedua konsep ini akan diuraikan lebih lanjut pada bagian lain artikel ini.



Contoh I
Anda tidak yakin apakah teman kerja Anda benar-benar menyukai
strategi pemasaran baru yang Anda gagas, sekalipun dia berkata bahwa
dia menyukainya.
Pertanyaan : Apakah kamu menyukai konsep dari gagasan
baruku itu.?
Jawaban : Tentu. gagasan itu sungguh baru,
Pertanyaan : Oke, apa yang membuatmu menyukai gagasan
itu?
Contoh II
Anda ingin mengetahui apakah anak laki-laki Anda benar-benar ingin
berkemah pada liburan sekolah mendatang.
Pertanyaan : Apakah kamu senang dangan kemah kita bulan
depan?
Jawaban : Ya. Itu akan menyenangkan
Pertanyaan : Apa yang benar-benar membuatmu senang
dengan kemah itu?
Contoh III
Pertanyaan : Apakah kamu suka geladak baruku?
Jawaban : Tentu, kelihatannya bagus.
Pertanyaan : Menurutmu, bagaimana caranya agar aku bisa
membuatnya lebih baik lagi?
Seperti yang bisa Anda bayangkan, mereka semua tidak akan
segan menjawab dengan jujur karena pertanyaan-pertanyaan Anda
menunjukkan Anda sadar bahwa tidak ada sesuatu pun yang sempurna.
Dengan tidak memfokuskan pembicaraan pada perasaan suka-tidak
suka mereka, jawaban mereka akan keluar secara alami sebagai uraian
atas apa yang telah mereka katakan dan sesungguhnya-apa yang ada
di benak mereka akan keluar begitu saja. 



Butir Penting
Pernahkah Anda berusaha mengelahui pikiran sesungguhnya
seseorang tetapi dia tidak ingin membicarakan keburukan diri
atau kerja orang lain? Tidak masalah. Jangan bertanya:
“Apakah yang tidak kamu sukai dari hal itu?” atau
“Kekacauan apa yang bisa kamu temukan dari pekerjaannya?”
Namun, bertanyalah: “Bagaimana seandainya kamu yang
melakukannya?” atau “Apa akan berbeda jika kamu yang
melakukannya?“ Pertanyaan-pertanyaan ini memang tidak
berfokus pada kesalahan yang diperbuat orang lain, tetapi
justru menanyakan perbaikan yang bisa dilakukan oleh lawan
bicara Anda, Tetapi, seperti yang bisa Anda bayangkan, Anda
tetap bisa mendapatkan lnformasil tentang kesalahan itu juga



Ringkasan Strategi
-  Arahkan dia agar menyukai gagasan orang atau objek. Lalu,
tanyakan saja ide perbaikan yang bisa dia tawarkan.



Comments